JUDUL HARUS DIBUAT 1 > Profile : Utamakan Kejar Setoran

 
 
 
 
 
 
 
 

Profile : Utamakan Kejar Setoran


TUKANG parkir, bagi sebagian orang, masih dianggap pekerjaan hina. Namun, bagi Tinambunan, pekerjaan tukang parkir itu merupakan hikmah karunia Tuhan. Delapan tahun ia mencari nafkah sebagai tukang parkir di Pekanbaru, ternyata bisa menghidupi keluarganya. Satu orang istri ditambah tiga orang anak bisa ia hidupi.

   Ia tinggal di kawasan Pasir Putih. Setiap pagi berangkat dari rumah naik bus, turun di Jalan Sudirman Simpang jalan Hangtuah. Bila kita melintas dari Jalan Hangtuah di sederetan warung kopi terlihat kenderaan roda dua dan roda empat parkir di halalam ruko bahkan sampai ke badan jalan.

   Disanalah L Tinambunan bersama beberapa orang temannya bertugas segabai juru parkir. Orangnya ramah dan murah senyum. Dia bertanggungjawab penuh atas tugasnya menjaga kenderaan roda dua dan roda empat. Jangan sampai ada yang kehilangan. Diapun mengatur parkir dengan rapi sehingga tidak terkesan semrawut.

   Setiap harinya dia mengenakan rompi dan topi. Tugas dan tanggungjawabnya sebagai juru parkir sangat berat. Selain menjaga keamaan kenderaan, Tinambunan juga harus mengejar setoran. “Setiap hari saya harus menyetor Rp 60 ribu kepada pimpinan. Uang bisa kita kantongi dan dibawa ke rumah rata-rata setiap hari berkisar Rp 40 ribu kotor.

Anaknya yang nomor pertama sudah duduk di kelas satu sekolah menengau umum, anak kedua sekolah menengah pertama dan anak ketiga masih duduk di bangku sekolah dasar. Istrinya boru Manik, selain ibu rumah tangga, setiap harinya berjaulan sayur di pasar pagi. ***

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
horaslae.com

.