JUDUL HARUS DIBUAT 1 > FIRDAUS MAKIN MELEJIT

 
 
 
 
 
 
 
 

FIRDAUS MAKIN MELEJIT



Warga Jawa Memberi Dukungan

H Firdaus ST MT menjadi sorotan utama para undangan yang menghadiri acara HUT Forum Komunikasi Paguyuban Masyarakat Jawa Pekanbaru sekaligus pelantikan pengurus periode 2009/2014 yang berlangsung Jumat malam (16/10) di Gedung Juang 45 Jl Sudirman Pekabnaru. Dia dinobatkan menjadi anggota kehormatan paguyuban masyarakat Jawa. Malam itu, Firdaus tampak mengenakan pakaian khas Jawa, seperti orang Jawa lainnya.

HORAS PEKANBARU, Firdaus duduk di kursi paling depan bersama H Soegianto dan Ketua Panitia Yoyok Wardoyo. Setiap tamu yang datang sebelum acara dimumulai silih berganti menyalami Firdaus. Kehadiran dia dalam acara itu bukan sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Riau tapi sebagai pribadi yang dinobatkan menjadi anggota kehormatan Forum Komunikasi Paguyuban Masyarakat Jawa Pekanbaru Riau.

   Seluruh pengunjung akhirnya mengerti dan faham atas kehadiran Firdaus malam itu. Ketua Panitia Yoyok Wardoyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Firdaus MT sudah dinobatkan menjadi anggota kehormatan paguyuban itu. Menurut Yoyok, tokoh seperti Firdaus tidak asing lagi bagi masyarakat Jawa yang ada di Pekanbaru. Perhatiannya terhadap masyarakat Jawa selama ini cukup tinggi. Selain itu, kata Yoyok, Firdaus juga seorang tokoh yang sudah banyak berbuat untuk kota Pekanbaru. Karena itu, Firdaus harus didukung untuk duduk sebagai pimpinan tertinggi di Kota Pekanbaru, kata Yoyok yang disambut meriah pengunjung yang memadati gedung tersebut.

   Menurut Yoyok, Gubernur Riau HM Rusli Zainal dan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah dalam Pilkada yang lalu termasuk tokoh yang mendapat dukungan dari masyarakat Jawa yang ada di Riau. Untuk itu, masyarakat Jawa mendukung Firdaus untuk dicalonkan menjadi Walikota Pekanaru pada Pilkada tahun 2011 nanti.

   Pengurus Forum komunikasi paguyuban masyarakat Jawa Pekanbaru Riau periode 2009-2014 dilantik oleh sesespu H Soegianto disaksikan oleh Gubernur Riau yang diwakili Asisten III dan Walikota Pekanbaru yang diwakili Kadis Pariwisata. Tampak juga hadir tokoh-tokoh suku Batak diantaranya Maraden Silalahi, Burhan Manalu, Yanto Situmeang dan Drs PH Sitompul. Tokoh dari suku lain seperti Minang, Melayu dan Bugis juga terlihat hadir. Usai pelantikan dan kata sambutan berlanjut dengan penampuian wayang kulit semalam suntuk.

   Suku Jawa Pionir Pembangunan di Pekanbaru

   Sementara itu, Firdaus dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih dan sangat bangga diterima sebagai warga masyarakat Jawa Pekanbaru. “Bagi saya masyarakat Jawa merupakan keluarga saya, karena dalam keluarga besar saya di Bangkinang banyak ipar-ipar dan ponakan dari suku Jawa,” kata Firdaus.

   Firdaus mengakui bahwa suku Jawa adalah suku yang gigih, pekerja keras dan sangat patuh kepada pimpinan. Dalam pembangunan selalu menjadi pioner dan senang bekerja sama dengan siapa saja dan senang hidup berkaum. Sifat ini sesuai dengan filosofi Jawa : Ingarso sun tulodo ing madyo mangun karso tutwuri handayani.

Sebagai orang Melayu, di akhir sambutannya Firdaus menyampaikan pantun. 1) Kalau kuncup sudah mengembang, banyaklah kumbang dating mencari. Kalau hidup berkasih saying, hidup senang makmurlah negeri. 2) Kalau kuncup sudah mengembang, baunya harum kelopaknya merekah. Kalau hidup berkasih sayng, hidup berkaum beroleh berkah. 3) Elok mencelup kain selendang, warnanya indah beragi-ragi. Eloklah hidup berkasih saying, tuahnya merata di seluruh negeri. ***

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
horaslae.com

.